Selasa, 20 April 2010

LANJUTKAN TIGA PILAR PEMBANGUNAN

. Selasa, 20 April 2010

LANJUTKAN suatu kata yang pantas kita sampaikan kepada Bupati Solok H. Gusmal Dt. Rajo Lelo yang telah berupaya mewujudkan pembangunan di Kabupaten Solok dengan Program Tiga Pilar di Kabupaten Solok, dengan kondisi daerah yang tidak memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup untuk dikembangkan menjadi sumber ekonomi, dan sejak berpisah dengan Kabupaten Solok Selatan, praktis pontensi SDA menjadi semakin berkurang. Namun dengat semagat kepemimpinan dan jiwa yang merakyat Bupati Solok Gusmal mampu mewujudkan keinginan dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Solok selama rentang waktu hampir lima tahun ini.
Semenjak tahun 2005-2009 ini Kabupaten Solok terus bergerak maju dan hasil pembangunanpun sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Program Tiga Pilar yang dicanangkan oleh Bupati Gusmal terlihat nyata dan mampu menyentuh masyarakat sampai kedaerah terpencil.
Dari data dan fakta, dapat kita nilai bahwa aspek pendidikan mengalami peningkatan terutama dilihat dari APK (Angka Partisipasi Kasar) atau kepedulian masyarakat terhadap pendidikan telah mencapai 95 persen. Angka tersebut telah mencapai target yang semula dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Solok. Data ini diperkuat dengan fakta yang terlihat di Kabupten Solok, saat ini boleh dikatakan tidak ada anak yang tidak sekolah lagi. Mereka yang dulunya berhenti bahkan dijemput untuk bisa sekolah, begitu juga dari peningkatan jumlah sarana dan prasarana sekolah, semua tingkatan sekolah telah berkembang. Pelaksanaan program Pilar pendidikan ini telah mendekatkan akses masyarakat tehadap pendidikan formal, non formal dan informal serta telah meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan.
Perkembangan yang serupa juga terlihat dalam bidang kesehatan. Faktanya Kabupaten Solok telah memiliki sebuah Rumah Sakit yang representative dan itu akan terus dikembangkan. RSUD Kabupaten Solok telah memikliki ijin sebagai lembaga kesehatan dengan tipe C.
Dari data juga dapat kita lihat bahwa perentase keluarga menggunakan air bersih sehat dan aman pada tahun 2005 adalah 42,8 % dan pada tahun 2008 meningkat menjadi 74,1 %. Indikator lain juga dapat kita lihat dimana persentase rumah sehat pada tahun 2005 adalah 46,5 % dan pada tahun 2008 meningkat menjadi 53,6%. Kondisi ini menunjukan bahwa adanya peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bermutu, serta telah dapat menumbuh kembangkan perlaku hidup berih dan sehat pada semua lapisan masyarakat.
Begitu juga pada bidang Ekonomi Kerakyatan, pilar ini dapat menumbuh kembangkan usaha ekonomi rakyat makro kecil dan menengah, industri rumah tangga dan Kelompok Usaha Bersama dan kelompok tani melalui berbagai pos bantuan dan memberikan kemudahan perizinan terhadap masyarakat, telah menjadi prioritas di Kabupaten Solok.
Banyak program terobosan yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat oleh Pemkab. Solok dalam mendorong agar selalu terjadi pertumbuhan seperti dalam budidaya pertanian sawah, budidaya holtikultura, perkebunan dan sebagainya. Selain itu, masyarakat yang bergerak di bidang industri rumah tangga, jualan kecil-kecilan dan bahkan sampai ke usaha potong rambut, itu merupakan sektor informal yang terus diusahakan penguatannya. Perkembangan ekonomi kerakyatan ini mampu meningkatkan produksi pangan tahun 2008 dengan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok yang telah mencapai 6,35 persen. Kerja keras Bupati Solok Gusmal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat ini berhasil meraih penghargaan Satya Lencana wirakarya dari pemerintah pusat, dimana Kabupaten Solok menjadi daerah peringkat ke 3 setelah Kabupaten Dharmasraya dan Agam dalam soal pertumbuhan ekonomi tingkat Kabupaten di Sumatera Barat
Keberhasilan itu, tentu saja berkat kerja keras jajaran birokrasi Kabupaten Solok dalam mengimplementasikan kebijakan politik bupati, selama masa kepemimpinannya. Periode awal kepemimpinan H. Gusmal 2005-2010, telah diakui sebagai periode yang sarat dengan pembangunan. Khususnya di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan. 4,5 tahun terakhir, Bupati Gusmal telah menggenjot tiga target pembangunan yang dikenal sebagai "tiga pilar pembangunan" itu secara kuat, terencana dan sistematis.
Untuk itu lah keberlanjutan Program tiga pilar pembangunan (pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan) merupakan program yang dilakukan secara sistematis dan terencana dalam kerangka peningkatan kesejahteraan, kualitas kehidupan dan lingkungan umat manusia tanpa mengurangi akses dan kesempatan kepada generasi yang akan datang untuk menikmati dan memanfaatkannya. Dalam proses pembangunan berkelanjutan ini terdapat proses perubahan yang terencana, yang didalamnya terdapat eksploitasi sumberdaya, arah investasi orientasi pengembangan teknologi, dan perubahan kelembagaan yang kesemuanya ini dalam keadaan yang selaras, serta meningkatkan potensi masa kini dan masa depan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Dengan gambaran demikian, Wajar pula jika masyarakat Kabupaten Solok memberikan apresiasi tinggi dan menitipkan amanah kembali kepada Bupati Solok H. Gusmal Dt. Rajo Lelo untuk memimpin Kabupaten Solok lima tahun berikutnya, Semoga saja…

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
PASANG IKLAN DISINI. Silahkan Hubungi Kami 0813 74 991124
INDAHNYA KEBERSAMAAN

TERIMA KASIH atas kunjungan anda, Semoga Blog ini dapat menjadi media Penyerap, Penampung, Penyalur dan Memperjuangkan Aspirasi, sehingga kita semua dapat Mewujudkan Tatanan Kehidupan Masyarakat Yang Kritis Dan Dinamis Dalam Menggerakan Dinamika Pembangunan Yang Berlandaskan Pada Prinsip-Prinsip Pemerintahan Yang Baik Dan Bersih Di Bawah Ridho Allah SWT.
by : HERDIYULIS Anggota DPRD Kota Solok Periode 2009-2014 © 2009 Copyright